bebersih

hallooo…

*sambil bersih bersih. 

aaahh sudah 2 tahun sejak terakhir posting. ibarat rumah udah banyak debunya. 

Kakak udah hampir 4 tahun. dedek sudah 19 bulan. saya udah jadi full time emak alias ibu er.te

 time flies

Lamaaa sekali saya tidak apdet blog ini. Apalagi sejak selingkuh dengan Tumblr. Dipastikan blog ini jadi terlewat.hihi. Dan seperti nya saya mau nulis disini lagi. 

Dunia digital sudah beda dengan dulu. Dulu kalau mau apload harus ke warnet. Nulis kudu di komputer atau laptop, sekarang semua ada di genggaman. Nulis tinggal nulis. aplot tinggal pencet saja.

Iklan

balada jadwal kuliah

Jadi hari ini jadwal kuliah sudah terpampang manis di papan. Sesuai dengan doaku, analisis dapat kelas pak atok. kebetulan yang menyenangkan, bukan? *ya, itu satu hal*

Hal yang lain, hari selasa aku kuliah dari jam ke-4 sampai jam ke-9. Hmm dari jam 10 pagi sampai jam 5 sore. ckckck… padahal hari itu juga aku ada kuliah dengan anak-anak, jam setengah satu sampai jam 5 sore. 

Krikk..krik.. harus putar-putar jadwal lagi nih biar hidup bisa berjalan dengan harmoni dan selaras… 

Semangaaatttt ^__^

balada tesis

Beberapa jam yang lalu aku bertahan ‘ngadem’ di perpus jurusan. Memang benar-benar dingin ber-AC. Mana tidak ada manusia lain selain dua petugas perpus.. Bertambah dinginlah ruangan itu. Hfff…tapi sebenarnya tujuanku bukan itu. Aku mau melihat dan ngecek isi tesis-tesis terdahulu, sebenarnya apa saja yang harus ditulis di sebuah tesis bertopik model matematika.

Ternyata, ada beberapa kategori penulisan (ini sih kesimpulan pribadiku). golongan pertama adalah penulis yang menuliskan modelnya langsung pakai persamaan matematika, tentu saja sudah ditambahi asumsi yang dipakai, plus variabel-variabel yang dipakai. Modelnya langsung jadi. Titik. Setelah perumusan langsung masuk ke analisis sistem (kestabilan, titik ekuilibrium, dst..dst).

Golongan kedua adalah penulis yang menuliskan modelnya lengkap dengan cerita awal mula terbentuk model itu. ceritanya komplit, panjang, lebar dengan daftar pustaka yang disebutkan secara lengkap. bahkan–bayanganku–kalau ada kaitan dengan zaman romawi, pasti juga akan tertulis di tesis ini.. Hehehe.. Dan menurutku ini baguus banget. keren.. bisa melacak dengan runtut sampai sejauh itu.

aku? aah beluum.. maunya merunut panjang… tapi setiap baca paper dan jurnal, tiap tiga puluh menit saya terserang mabuk, mual, pusing dan mendadak ngantuk beraat…

Hati hanya memiliki dua s…

Hati hanya memiliki dua sayap. Kalau hatimu senang, kamu sedang menyentuh surga. Kalau sedang susah, positif thingking saja. Allah hanya menempa. Kamu sedang dibakar dalam api kesucian, seperti perjalanan gandum menjadi roti. Kalau tidak mau ditempa, Jalaludin Rumi menyatakan : minggir lah kamu, kamu akan jadi bunga tanpa aurora. Maka sebenarnya Kamu akan diangkat setara dengan ujian yang ditaburkan kepadamu

Cak Nun

Hati hanya memiliki dua sayap. Kalau hatimu senang, kamu sedang menyentuh surga. Kalau sedang susah, positif thingking saja. Allah hanya menempa. Kamu sedang dibakar dalam api kesucian, seperti perjalanan gandum menjadi roti. Kalau tidak mau ditempa, Jalaludin Rumi menyatakan : minggir lah kamu, kamu akan jadi bunga tanpa aurora. Maka sebenarnya Kamu akan diangkat setara dengan ujian yang ditaburkan kepadamu

Cak Nun