(Masih) Menunggunya

Suatu hari…

Suatu hari nanti, dia akan menghampiriku sambil berkata, “Terimakasih, sudah menungguku…”.  Lalu kami berjalan, menikmati langit pagi sambil bertukar cerita tentang kisah masa sebelum kami bertemu. Sebelum dia menemukanku. Atau sebelum kami saling menemukan.

Aku masih menunggunya.

***

* Beberapa hari menjalani terapi-tidak-menyehatkan akibat kemalasan akut : menunda pekerjaan yang harusnya bisa dikerjakan beberapa waktu yang lalu. Hingga akhirnya berhari-hari dikepung teorema yang membutuhkan khayalan tingkat tinggi dan membuatku cepat lapar…..

** foto dari http://www.gettyimages.com/

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s