PMS? Obati Dengan Matematika…

Ini kejadian nyata beberapa hari yang lalu ketika suatu siang saya terkapar tak berdaya di lantai kamar kos, berjuang sendirian melawan nyeri yang membuat saya benar-benar tak berkutik. Berkali-kali saya istighfar, tidak setiap bulan saya kesakitan seperti ini, jadi bersabarlah…! Hffff! Perempuan oh perempuan…Sungguh Allah telah menciptamu dengan begitu ajaib. Dari luar kau nampak gemulai, tapi kau sanggup menanggung segala rasa yang mungkin tak sanggup ditanggung laki-laki manapun : sebelum menikah kesakitan karena PMS, pas hamil kesusahan, kemana-mana membawa beban seberat 3 kg dan ketika bersalin kau harus bertaruh nyawa. Subhanallah…!!
14.15 dan seperempat jam lagi saya harus ngajar. Sementara nyeri itu tak berkesudahan. Saya hampir putus asa dan ingin membatalkan jadwal hari itu (dan ini sama dengan membuat orang lain kesusahan. pikiran itu buru-buru saya buang jauh-jauh!). Minum obat? Ah saya tidak berani. Saya terlalu takut membaca dan mendengar cerita orang-orang bahwa obat/ramuan pereda nyeri bisa menyebabkan begini dan begitu…!!Oh Allah…nyeri itu tak kunjung reda…!!

Berbekal istighfar, saya berangkat juga. Anak-anak sudah menunggu di depan kelas. Melihat saya pucat mereka sempat bertanya, ‘sakit ya mbak?’ He he he..! Satu menit..dua menit…saya masih merasa nyeri..lima menit..sepuluh menit…saya mulai sibuk dengan rumus matematika, setengah jam setelahnya saya hampir tidak merasakan rasa nyeri apapun. Satu setengah jam setelahnya saya sembuh dan saya bisa bertahan sampai malam. Alhamdulillah…. 🙂

So, moral of the story is kalau anda seorang perempuan dan kerap menderita PMS, siapkan setumpuk soal matematika, insya Allah sembuh.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s