[resensi] Radikus Makankakus : bukan binatang biasa

Ini buku Raditya dika yang pertama ku baca, seri sebelumnya : kambing jantan dan cinta brontosaurus, belum sempat kubaca. Mau beli kok males…he he he mending minjem aja. eh kebetulan kemarin nemu di perpustakaan kota.Ya sudah…selamat menikmati…:)

Kata orang, bukunya Raditya lucu, bikin ketawa ngakakkakakaka sampai ketawanya gak berhenti (he he ah kalimat ini berlebihan), herannya kok aku cuma sedikit ketawa ya, kalah kenceng sama ketawaku pas liat OVJ..mungkin aja selera humor kami memang beda. Lagian gaya bahasa lo-gue cukup mengganggu selera ketawaku (maklum, aku bukan anak Jakarte…! Sensi nih kalau denger bau-bau jakarta dan Lo-Gue! Astaghfirullah, gara-gara pernah tersesat pas naik Busway, jadi trauma sama kota satu itu).
Tapi ga masalah..buku ini cukup ringan—sebagai penetral penat mikirin matematika–dan yang bikin buku ini berbeda dari seri buku humor (he he he) yang lain adalah pertanyaan kontemplatif yang ditanyakan, sederhana. Misalnya apa arti hidup? ayang bikin orang bahagia?

Kadang gue pengen jadi kayak orang di iklan-iklan itu. Orang yang kelihatannya hidupnya nelangsa banget, eh tapi gara-gara make produk tertentu dia bisa jadi bahagia. Tau kan, misalnya iklan ada cowok lagi bete karena suatu masalah terus tiba-tiba dengan minum koka kola aja semua berubah menjadi ceria! Banyak iklan kayak gitu sekarang, Kayaknya produk-produk mulai menjadi solusi dari semua masalah umat manusia! (hal 219)

Iklan

2 thoughts on “[resensi] Radikus Makankakus : bukan binatang biasa

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s