Negeri 5 Menara

Jangan pernah remehkan impian, walau setinggi apapun,Tuhan sungguh-sungguh maha mendengar.

Saya selesaikan novel ini setelah mendapat rekomendasi dari Nicha dan beberapa orang yang sudah lebih dahulu membaca. Nicha bilang, lumayan bagus kok, tidak seperti yang kitaduga. Maka jadilah aku beli ketika melihatnya di etalase Toga Mas Kediri.

Kesimpulannya? lumayan. Pertama, cukup memberi wawasan baru tentang dunia pondok (khususnya pondok yang jadi referensi novel ini). Sebelum ini saya mengenal dunia pondok dari temen-temen di Salatiga dan Kediri. Nah Setelah mengkhatamkan ini saya mulai punya gambaran, oo ternyata gitu ya hidup di dalam pondok. kedua,novel ini membuat lebih bersemangat untuk melakukan apapun, sebab saya makin yakin, tak ada tetes keringat yang keluar sia-sia. Setidaknya saya tidak lagi berpikir bahwa sukses dan keberhasilan adalah hadiah (he he he kalau tidak boleh saya bilang belas kasihan) dari Tuhan. Man Jadda wa Jadda!!!

Orang berilmu dan beradab tidak akan diam di kampung halaman
tinggalkan negerimu dan merantaulah ke negeri orang
merantaulah, kau akan dapatkan pengganti dari kerabat dan kawan
berlelah-lelahlah, manisnya hidup terasa setelah lelah berjuang
(Imam Syafii)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s