[Jalan-Jalan] Taman Safari II, Prigen

TKP : Prigen, Pasuruan, Jawa Timur–Ahad, 29 September 2010

Jujur saja, saya sudah tidak ingat kapan kali terakhir saya mengunjungi kebun binatang. kata Ibu, waktu kecil saya pernah ke Gembiraloka, tapi saya tak ingat benar pengalaman satu itu. Yang jelas, bagi saya ini kali pertama saya ‘benar-benar’ ke kebun binatang, melihat spesies lain ciptaan Allah dari dekat.
Rasanya?
Saya mual-mual. Sungguh!

Bukan mau mabok, tapi mual karena saya teringat Nemo dan tokoh-tokoh di film madagascar. (ini mungkin kutukan karena saya suka liat film). Saya merasa, seharusnya mereka tidak disini, harusnya mereka lepas di alamnya, harusnya mereka hidup dalam dunianya. hfff!! apalagi waktu saya ‘sempat’ liat atraksi Gajah yang bisa disuruh-suruh…Haduuh! entah perlu latihan (baca : siksaan) berapa kali agar gajah bisa tunduk dan takluk macam itu.
Berkali-kali saya protes dan berkali-kali temen saya bilang,
‘Gajah emang bisa dilatih,Ri! Dan itu kerja alamiah mereka…!’
‘Ya iyalah, kalo sekedar jadi alat transportasi, cuma sekedar dinaiki sudah kerjaan Gajah dari jaman Abrahah. Tapi gajah itu disuruh angkat kaki, pijit-pijit, disuruh berputar kayak gitu…!’
‘kamu yang kebanyakan liat film!’
Alhasil ketika teman-teman masuk ke atraksi lumba-lumba, saya memilih masuk Water world. (Dari pada saya teringat pada Nemo dan ayahnya..lalu nangis bombay! hiks hiks..!! Dan sodara-sodara sekalian, Hikmah dari peritiwa ini adalah kalo pingin ke kebun binatang, buang jauh-jauh kenangan film Madagascar dan Finding Nemo. Kalo besok punya anak, pastikan ke kebun binatang dahulu sebelum liat film soal hewan. (?))

Yang akhirnya mampu meredakan ‘mual-mual’ saya adalah flying fox dan water world. He he inilah kali pertama saya nyoba flying fox (keinginan yang tertahan sejak setahun yang lalu waktu main ke Kopeng, Salatiga). Wew! Seruuu!! dan Gilaaa!!
he he he Ujung-ujungnya saya ‘mengatai’ manusia juga. Daftar keanehan manusia di benak saya makin bertambah sepulang saya dari Prigen.
Saya bertanya-tanya, kenapa ya manusia bisa begitu kreatif menciptakan ‘mainan’ yang menguras adrenalin Semacam flying fox dan prusutan berkelok-kelok di kolam renang? Apakah memang sesekali manusia ‘menengah keatas’ itu butuh hal-hal yang mendebarkan seperti ini? Bukankah hidup mereka sudah tenang, nyaman, aman, dan berkecukupan? (He he he maaf…Saya mengasumsikan rata-rata orang yang masuk ke Taman Safari adalah orang berduit. Tiket masuknya saja 50ribu. belum lagi kalo mau main in-itu harus nambah biaya lagi.orang biasa kayak saya bisa masuk karena subsidi silang dari temen-temen lain..:D).
Entahlah, tapi saya yakin orang-orang yang setiap hari harus berpikir ‘hari ini makan apa’ tidak memerlukan wahana-wahana itu, sebab ‘permainan nasib’ lebih mendebarkan daripada flying fox manapun…!

Info lengkap tentang Taman safari II Prigen : cek disini atau googling aja. 🙂 selamat bersenang-senang.

Iklan

2 thoughts on “[Jalan-Jalan] Taman Safari II, Prigen

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s