[catatan] The Power of Now!

‘Kalau kau berpikir bahwa mandi akan membuatmu menggigil kedinginan, maka jangan berpikir. Langsung mandi saja!’

Prinsip ‘aneh’ itu kudapatkan secara tidak sengaja,Duluu sekali Ketika aku masih belajar di SD dan SMP. Ah, itulah yang tidak kusukai : sekolah yang mengharuskanku mandi. Bukan malas atau tidak mau tampil cantik,dinginnya itu yang gak nguati.Cuaca Prambanan–dibulan-bulan tertentu–cukup membuatku menggigil dan membuatku sangat malas mandi. Brrr! Tapi bagaimanapun aku harus mandi. Jadi mandilah, jangan berpikir soal dinginnya. mandi saja.
Itu soal mandi, dan dalam tataran lebih luas aturan itu bisa berlaku. Kadang-kadang kau tidak perlu berpikir sebelum melakukan sesuatu (apalagi kalau list duties-mu panjang dan banyak). Awalnya kau hanya akan ‘berpikir’ bagaimana menyelesaikan tugasmu sesingkat mungkin, tanpa mengeluarkan banyak tenaga ,tanpa banyak capek. dan ketika kau tidak tahu bagaimana caranya, kau akan capek sebelum bekerja, kau capek berpikir

Sebab Seringkali yang kau pikirkan tidak seperti yang terjadi.
Maka jangan terlalu lama berpikir, langsung saja bertindak.

Inilah yang akhir-akhir ini aku alami.Pagi sekolah sampai siang. Siang sampai Malam ngajar. sampai kos makan malam dan tidur. Begitu seterusnya…! Belum lagi agenda domestik semacam nyuci dan seterika. Hampir tidak ada waktu untuk nulis, chat sekedar say hello dengan teman-teman nun jauh disana, update status fesbuk, bahkan winnetou yang maunya diselesaikan minggu ini masih tergeletak pasrah di kasur. sekedar ku baca 5 menit sebagai pengantar tidur.

Oh Tidak!! Aku tidak sedang mengutuki jalan yang sudah ku pilih. Toh, aku sangat sangat menikmatinya. secapek apapun aku belum pernah berpikir untuk bolos sekolah. Saya mendapatkan banyak, jauh tidak ternilai dibanding capek itu sendiri. (Seandainya rasa capek bisa dikonversi). Dari episode ‘sekolah’ inilah aku baru tahu kalo kalimat ‘saya sangat mencintaimu’ tidak boleh ditulis ‘I very love you’ apalagi ‘I am very love you’, tapi harus ditranslate menjadi ‘I love you much = I love you full = I do love you. Saya baru tahu kenapa ‘sikat gigi’ dalam bahasa inggris ditulis tooth brush, bukan teeth brush (tooth kan tunggal, teeth jamak, nah kalo kita pake sikat gigi kan untuk menyikat banyak gigi. bukan cuma satu gigi. jadi harusnya gigi-nya jamak…he he he).

Ahh…Biarkankan hari berlari semaunya. Aku sedang tidak ingin berpikir soal nanti : nanti malam harus ngajar, siang nanti harus menembus terik dan panasnya kediri, sore nanti saya akan ketemu siswa yang phobia dengan matematika. Saya membuang jauh pikiran-pikiran itu. Saya berkonsentrasi pada apa yang hadapi sekarang : N.O.W!

Dan aku berdoa Semoga engkau disana juga…

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s