Gelombang Hati

Bip!
Sebuah Sms. Read. Ok!

Terimakasih ya? Aku beruntung menjadi orang yang bersyukur dan bersyukur menjadi orang yang beruntung. He he

Smsku soal ulangtahunnya berbalas juga. Entah dapat ilham darimana, tiba-tiba aku tersenyum, meski Aku tahu pasti, diseberang sana belum tentu orang ini tersenyum.
Hening. Aneh. Sepaket energi itu mendadak datang bersama sebuah sms.

Para ahli Teknologi bilang bahwa Internet, Facebook, Hp sedikit tapi banyak telah mendekatkan (sekaligus menjauhkan) manusia dari lingkungannya. Bayangkan saja, kita tak perlu jauh berjalan untuk sekedar bertanya kabar, kita tak perlu lagi ke kantor pos untuk mengirim surat, bahkan tidak perlu mengarungi samudera untuk sekedar mendengar suara saudara kita. Benarkah nilai kemanusiaan itu tereduksi? Entah. saya sedikit tidak sepakat dengan teori itu. Bagi saya, ada gelombang energi yang tidak bisa direduksi oleh apapun, tetap bisa dirasakan dalam jaman apapun, dengan teknologi apapun. Syaratnya : manusia itu masih punya hati. Hati yang bagaimana? Hati yang punya sensitifitas tinggi, hati yang mengeluarkan ‘gelombang cahaya’.
Percaya?

Saya kerap tertawa dan mendadak menangis saat membaca sms dari teman, kerap mematung mendengar teman saya bercerita lewat telpon, kerap tersenyum saat membaca email bahkan seringkali mendadak bersemangat saat membaca status di facebook. Saya percaya bahwa gelombang hati dapat ditransformasikan lewat media apapun, bahkan tanpa media. Saya percaya bahwa yang berasal dari hati, akan sampai pula : ke hati!

Tengah Ramadhan, Kediri!

Iklan

3 thoughts on “Gelombang Hati

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s