Saya Sedang Kambuh!

[Coretan yang cukup tidak penting. Tidak dianjurkan membaca kecuali siap-siap bertanya-tanya…]

Pagi kemarin saya berangkat dengan sejuta planning yang sudah tercatat rapi di kepala. (Asal tahu saja, tiga tahun terakhir ini rekor saya menulis rencana harian dalam bentuk tertulis teramat sangat payah..). Mungkin susunan syaraf di otak saya sedang mengalami perbaikan maka terjadilah ketidakseimbangan antara yang saya pikir dengan yang saya rasa.

Ups..! Saya terhenyak ketika sampai di ‘kantor’ (dengan tanda petik) tas saya hanya berisi netbook dan kabel. Seperangkat tas kecil yang saya siapkan tidak terbawa. “Aku Lagi mabok kali ya?” ck ck ck… Itu belum cukup sodara, menjelang pulang ke Salatiga saya kebingungan nyari kunci motor. Baiklah…penyakit satu ini memang kadang menjangkit. Saya sering lupa, tapi tidak pernah separah ini. Orang sekantor saya tanyai, tempat-tempat saya singgahi, kertas dan buku saya bikin berantakan…Huuuhhh!! Kemana barang satu itu?

Dan Olala… diujung rasa putus asa dan di puncak penat itu saya akhirnya menemukan dia tergeletak pasrah di dalam tas. Ya Ampuun…!! Jadi???

Oh tidak! Itu belum cukup. Sesampai di Salatiga saya dikejutkan dengan kenyataan bahwa K530i-saya ternyata belum masuk dalam tas. Kali ini saya benar-benar beristighfar. Sebenarnya bukan masalah membawa Hp atau tidak  membawa Hp (sebelum ada Hp-pun saya sudah hidup dan hidup dengan aman tenteram…). Saya justru meruntuki ketidakberesan fungsi koordinasi saya hari itu.  Kenapa dengan otak saya hari itu?

Okelah…Jujur…Saya merasa ada yang aneh.  Padahal, tidak ada hal serius yang saya pikirkan, tidak ada orang yang saya kuatirkan, tidak ada satupun masalah yang sedang mengganggu. Saya sedang sangat baik-baik saja.

Lalu satu per satu muncul lah teori itu (haiaahh….teori…he he he).

#1. Ini menjadi sebuah bukti bahwa ‘tidak ada masalah’ adalah masalah buat saya. (Dan Ini tidak berlaku buat orang lain). Jadi kesimpulannya adalah bikinlah masalah. He he he

#2. Ada yang sedang mengirim energi negatif buat saya di hari itu. Saya sih positif thingking aja, mungkin kangen ga kesampean ngomong, cinta ga berani bilang… He he he… Gubrak!! Yang ini namanya mengkambing hitamkan kambing. (Tapi kata Mr.Shan, teori ini valid dan sangat mungkin terjadi!)

#3. Allah sedang ingin mengajakku bercanda (lagi-lagi). Dia ingin saya sendirian. Tidak diganggu siapapun untuk bisa berbincang dengan diri sendiri. Iya juga kayaknya. Sebab saya akui saya sudah berlaku curang, berkali-kali saya minta petunjuk tapi semua indera tidak saya kerahkan untuk ‘membaca’. Saya ndableg! Dan setelah ndableg tanpa rasa berdosa saya kemudian terus merengek sambil menyalahkan Allah, “Mana petunjuknya?” Allah gemeees liat manusia satu ini…

Maka nampaknya kali ini saya harus diam. Sendirian.

[Salatiga, 04 Mei 2010]

Iklan

7 thoughts on “Saya Sedang Kambuh!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s