Istanaku…

Selamat datang!! Inilah istanaku. Inilah duniaku. Disinilah segala cinta kupersembahkan kepada mereka. Disinilah kami mulai mengukir cita. Dari tempat ini kami memulai perjalanan melintasi lorong waktu, dari satu masa ke masa lainnya. Tidakkah kau lihat, ada Pythagoras sedang berdiskusi dengan kami tentang geometri dan teorema segitiga siku-sikunya. Juga ada Euclid yang sedang menjawab kegelisahan kami tentang ruang dan isinya.

Selamat datang!! Jangan terkejut kalau yang kau temui bukan tiang menjulang tinggi, lantai berlapis marmer atau dinding-dinding berbatu pualam. Jangan pula terhenyak melihat wajah ceria kami. Kami bukan serangkaian orang berwajah serius-tirus berkaca mata dan tak pernah tertawa.

Selamat datang!! Inilah ruang kelasku. Memang tak ada hiasan rumbai pita dan bunga. Tapi jangan kuatirkan kenyamanannya karena disinilah kami biasa tersenyum dan tertawa melewati senja. Sstt…!! Kali ini kami sedang belajar tentang pangkat dan logaritma. Teman-teman kecilku sedang berkutat dengan hitungannya. Oh tidak! Jangan sebut mereka murid dan aku guru, atau mereka siswa dan aku pendidiknya! Kami sahabat, karena memang seperti itulah adanya. Aku tidak mengajari apapun pada mereka. Hanya ku antar mereka ke dunia-dunia yang mereka ingini, dunia yang dulu pernah kusambangi.

Selamat datang!! Inilah istanaku. Inilah duniaku. Disinilah segala cinta itu kupersembahkan.

[Rumah—3 Desember 2007]

Untuk teman-teman kecilku di Boyolali dan Salatiga. I Love U so much..! Jadilah bintang di langit!

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s