ruang kecilku

November 1, 2009

Yang Fana adalah Waktu

Diarsipkan di bawah: puisi — Tag:, , — ariyuli @ 11:41 pm

Yang fana adalah waktu. Kita abadi:

memungut detik demi detik, merangkainya seperti bunga

sampai pada suatu hari

kita lupa untuk apa.

“Tapi,

yang fana adalah waktu, bukan?”

tanyamu. Kita abadi.

(yang fana adalah waktu, Sapardi Djoko Damono,1978)

Saya ‘menemukan’ puisi ini beberapa bulan lalu ketika saya iseng-iseng mengumpulkan puisi-puisi pak sapardi tentang Hujan. Ada yang membuat saya langsung jatuh cinta pada puisi ini (lagi…)

Blog pada WordPress.com.