ruang kecilku

November 29, 2009

Teori Evolusi : Darwin dan Rumi

Diarsipkan di bawah: lepas — Tag:, — ariyuli @ 12:02 pm

[Belajar dari Sang Maulana eps.2]

Selain menemukan Ma’rifah, saya bertemu dengan versi lain teori Evolusi yang berbeda dengan teori yang selama ini saya kenal. Seperti yang kita kenal selama ini, teori evolusi selalu diidentikan dengan nama Charles Darwin, yang sangat terkenal dengan the origin of speciesnya. Teori ini mempengaruhi banyak aspek dan menimbulkan banyak pertentangan di kalangan agamawan. Namun ternyata, enam abad sebelum Darwin, Rumi telah meluncurkan teori evolusinya, teori evolusi yang amat menarik dan komprehensif.

Menurutnya, evolusi disebabkan oleh cinta. (lagi…)

Apa itu Ma’rifah?

Diarsipkan di bawah: lepas — Tag:, — ariyuli @ 11:55 am

[Belajar dari Sang Maulana eps.1]

Sebelum ini saya hanya mengenal Rumi dari puisi-puisinya yang sulit dipahami, kiasan-kiasannya yang sulit dimengerti, absurd dan tasawufnya yang ‘aneh’. Namun, perjalanan hidup akhirnya mempertemukan kami secara tidak sengaja—seperti biasanya. Saya bertemu dengan sang Maulana di buku Mulyadhi Kartanegara berjudul Menembus Batas Waktu (Panorama Filsafat Islam) (Mizan 2005).

Ada sebuah cerita menarik yang dituliskan disana, (lagi…)

November 1, 2009

Yang Fana adalah Waktu

Diarsipkan di bawah: puisi — Tag:, , — ariyuli @ 11:41 pm

Yang fana adalah waktu. Kita abadi:

memungut detik demi detik, merangkainya seperti bunga

sampai pada suatu hari

kita lupa untuk apa.

“Tapi,

yang fana adalah waktu, bukan?”

tanyamu. Kita abadi.

(yang fana adalah waktu, Sapardi Djoko Damono,1978)

Saya ‘menemukan’ puisi ini beberapa bulan lalu ketika saya iseng-iseng mengumpulkan puisi-puisi pak sapardi tentang Hujan. Ada yang membuat saya langsung jatuh cinta pada puisi ini (lagi…)

Oktober 23, 2009

Seandainya Fathimah Bukan Putri Nabi

Diarsipkan di bawah: bincang — ariyuli @ 4:40 am

“Seandainya Fathimah bukan putri Rasulullah, apakah ia akan menyejarah seperti sekarang?”

Pertanyaan itu begitu menggoda saya belakangan ini. Seperti mengintip saya kemana saya pergi.  Bukan! Saya tak hendak tidak menghormati putri kesayangan Rasulullah ini, tak hendak tidak menghormati ahlul Bait. Saya juga tak hendak menggugat sejarah. Saya hanya ingin bertanya pada penulis sejarah, atas dasar apa sejarah dituliskan.

Lalu,  semalam saya meng-sms beberapa teman tentang ini. Hampir lima orang. Ada dua jawaban yang saya dapat.

Fathimah emang bukan puteri Nabi. Dia anak murid, msh keturunan arab sih. kelas 2. agak autis dari kelas 1 masih belum mau belajar. maunya jalan-jalan mulu. kalo ditanya jawabnya ngawur..

“Pd fase awal perjuangan nabi d mekah,ktka mns mulia ini sujud d depan ka’bah,punggungnya dilempari kotoran onta yg banyak oelh kaum kafir quraiys shg nabi tdk mampu bangkit dari sujudnya lalu dtg seorg gadis kecil dgn berani menantang kaum kafir quraisy&membersihkan punggung nabi dr kotoran shg mrk jadi malu akan perbuatan mreka sendri..jauh sblm abinya (nabi) terkenal sbg rasulullah,gadis kecil ini sdh menyejarah atas keberanian dan kemuliaan akhlaknya..nasab mmg berpengaruh tp iman yg membentuk kemuliaan akhlak jauh lbh penting. tdk smw anak nabi spt ini, krn anak nabi nuh&luth tdk menyejarah dsebabkan kafir pada Allah.”

Lalu, menurut anda bagaimana?

(Salatiga, 23 Oktober 2009)

update 14November2009

Meif : Manusia memiliki sejarahnya sendiri. Seandainya Fathimah bukan puteri Nabi, ia akan tetap memiliki maknanya sendiri.

Oktober 21, 2009

Sebuah Dunia Bernama Pare!

Diarsipkan di bawah: perjalanan — Tag:, , , — ariyuli @ 1:04 pm

[Sebuah e-mail kepada seorang rekan]
Assalamualaykum, apa kabar? ? Alhamdulillah, hari ini aku libur, gak ngajar. Jadi kusempatkan nulis email buatmu. Hm, cerita tentang pare ya? He he he :) . Maaf,terlalu banyak cerita dan detil tentang pare yang tidak bisa diceritakan lewat sms, jadi kuputuskan cerita lewat email aja.

Aku datang ke Pare akhir April 2009.  Sendirian. Sebenarnya sudah pernah beberapa kali kesana siih, tapi belum memutuskan untuk belajar dan tinggal. Oh ya, ada beberapa jalur kesana, dari Jogja bisa naik bus Surabaya-Jogja (Semacam Eka, Mira, Sumber Kencono) turun di Jombang,trus naik angkot jurusan pare. Atau kalau mau naik kereta, bisa naik Gajayana (eksekutif Malang-Jakarta kalo ga salah) atau Kahuripan (Ekonomi, Jogja-Kediri). Nanti turun aja di Kediri, trus naik bus jurusan malang (bus Puspa) atau colt isuzu jurusan pare-kediri, bilang aja turun di BEC. Konon BEC adalah tempat kursus pertama yang berdiri di Pare, jadi siapapun yang pertama kali ke Pare biasanya akan turun di BEC. (lagi…)

[Resensi] Three Cups of Tea

Diarsipkan di bawah: resensi — Tag:, , , — ariyuli @ 12:43 pm

Penulis : Greg Mortenson & David Oliver Relin
Penerbit : Hikmah (PT Mizan Publika) 2008

“.. (Di Pakistan dan Afghanistan), kami minum tiga cangkir teh saat membicarakan bisnis; pada cangkir pertama engkau cupmasih orang asing; cangkir kedua engkau teman; dan pada cangkir ketiga, engkau bergabung dengan keluarga kami. Sebuah keluarga yang siap untuk berbuat apapun—bahkan untuk mati”
(Haji Ali, Kepala Desa Korphe,Pegunungan karakoram,Pakistan)

Buku ini merupakan kisah nyata Greg Mortenson, seorang pendaki gunung asal Amerika yang berniat menaklukan puncak tertinggi kedua sedunia di Himalaya, puncak K2. Tahun 1993, ia melakukan perjalanan itu demi adiknya—Christa—yang telah meninggal. Namun, bukan hanya gagal, ia juga tersesat dan nyaris mati. Setelah berjalan selama tujuh hari, sampailah ia di desa Korphe, Pegunungan Karakoram, Pakistan. Di wilayah miskin ini jalan hidup Mortenson berubah. Ia melihat bagaimana anak-anak disana bersekolah : delapan puluh dua anak duduk melingkar, (lagi…)

September 30, 2009

Catatan Syawal

Diarsipkan di bawah: bincang — ariyuli @ 4:31 am

[sebuah catatan tentang sahabat dan sang waktu]
“Waktu yang telah kau habiskan untuk mawarmulah yang membuat mawarmu penting.” (pangeran kecil dan rubah)

Ramadhan selesailah sudah. Takbirpun berkumandang memenuhi atmosfer bumi, mengagungkan Ia dzat satu-satunya yang pantas diagungkan. Dan inilah syawal. Bulan yang aroma dan cita rasa nya begitu manis. Bagi saya, syawal adalah bulan ajaib sebab setiap orang-di bulan ini-dengan rendah hati berani mengakui kesalahan dan meminta maaf. Setiap orang tersenyum serta membuka pintu rumah dan hatinya lebar-lebar.

Maka bertemulah saya dengan mereka. Sahabat yang berbulan-bulan tidak saya temui,entah terlupa karena kesibukan atau sengaja dilupakan karena tidak ada satu kepentingan dengan mereka (ups!). Dan entah karena momen yang begitu tepat entah karena panggilan hati–Saya tidak peduli–tapi pertemuan kali ini begitu berbeda. (lagi…)

Pendidikan Terbaik di Dunia

Diarsipkan di bawah: pendidikan — ariyuli @ 4:01 am

(dari milis sekolahrumah)

Tahukah Anda negara mana yang kualitas pendidikannya menduduki peringkat pertama di dunia? Finlandia. Negara dengan ibukota Helsinki (tempat ditandatanganinya perjanjian damai antara RI dengan GAM) ini memang begitu luar biasa. Peringkat 1 dunia ini diperoleh Finlandia berdasarkan hasil survei internasional yang komprehensif pada tahun 2003 oleh Organization for Economic Cooperation and Development (OECD). (lagi…)

September 12, 2009

Narsis?

Diarsipkan di bawah: bincang — ariyuli @ 2:25 am

Siapa yang tak kenal kata ini? Dalam bahasa umum, orang narsistik adalah orang yang menjadikan dirinya pusat segalanya ( The narcissist becomes his own world and believes the whole world is him—Theodore I. Rubin). Lalu kata narsis berkembang untuk menyebut hampir semua orang yang memuji diri sendiri, memajang foto dirinya di tempat umum maupun khusus, dan sejenisnya.
Kata Narsis diambil dari mitologi Yunani tentang seseorang yang bernama Narcissus. (lagi…)

Agustus 31, 2009

Sekelumit catatan tentang Angka

Diarsipkan di bawah: Matematika — ariyuli @ 1:42 am

[Catatan dari buku Misteri Angka-Angka (Annemarie Schimmel) ]

“Matematika hanyalah bermain angka!” Itu kalimat yang saya pegang erat ketika belajar matematika di SMA. Tepatnya saat saya duduk di Kelas 2 SMA. Waktu itu saya merasa seperti Archimedes yang berteriak “Eureka!” ketika menemukan hukum Archimedes. Ha ha ha.. Agak berlebihan siih, tapi saya hanya ingin membuat segala sesuatu nampak lebih mudah dipelajari, termasuk matematika yang katanya ilmu berat. (lagi…)

Tulisan yang Lebih Tua »

Blog pada WordPress.com.